Archives for 2018

Direktorat Sekretariat Universtitas Lakukan Evaluasi SOTK Pasca Bergabungnya Bandung Techno Park

Direktorat Sekretariat Universitas (Dir. SUV) melalui Bagian P3I mendapatkan amanah dari Rektor Universitas Telkom untuk melakukan evaluasi Struktur Organisasi dan Tata Kelola (SOTK) pasca bergabungnya Bandung Techno Park (BTP) ke Universitas Telkom.  Rapat dilakukan pada hari Selasa (27/3) di ruang Rapat Bagian P3I, Gedung Bangkit Lantai 5. Bandung Techno Park pada mulanya adalah sebuah lembaga yang berdiri sendiri yang didirikan pada tanggal 12 Januari 2010, BTP didirikan atas kerjasama antara Institut Teknologi Telkom dan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia dengan tujuan sebagai jembatan antara Institusi pendidikan bidang ICT dan energi dengan dunia Industri.  Kemudian BTP bergabung dengan Universitas Telkom sejak tanggal 1 Januari 2018 dan berada di tingkat Direktorat langsung berada di bawah Rektor. Dengan bergabungnya BTP menjadi bagian dari Universitas Rektor, sehingga diperlukan sebuah evaluasi untuk menilai keefektifan dan efisiensinya.  Struktur organisasi yang ada haruslah selaras dan mendukung tujuan dan sasaran strategis baik tujuan BTP maupun tujuan Universitas Telkom. [Best_Wordpress_Gallery id=”14″ gal_title=”Rapat Evalusasi BTP”]  

DETAIL

P3I Menghadiri Rapat Aturan Pendapatan Non Tuition Fee dengan Direktorat PPM

Selasa (27/3) Bagian P3I menghadiri rapat yang membahas mengenai aturan pendapatan Non Tuition Fee (NTF).  Bagian P3I diundang oleh Bagian Pengabdian Masyarakat (Abdimas) dalam rangka memperjelas perhitungan kinerja perolehan NTF dari setiap direktorat dan fakultas. Rapat diselenggarakan di Ruang Rapat 204 Gedung Bangkit Lantai 2 yang dihadiri oleh KaBag P3I, KaUr P2I, KaBag Abdminas beserta para Ka.Ur di jajarannya. Dalam rapat diputuskan bahwa pembagian kinerja NTF mengikuti skema NTF yang telah ditetapkan oleh kebijakan dari Direktorat Keuangan melalui Surat Keputusan Non Tuition Fee (NTF). [Best_Wordpress_Gallery id=”12″ gal_title=”Rapat NTF”]

DETAIL

Persiapan Universitas Telkom menuju QS Asia University Ranking

Universitas Telkom berencana untuk meraih peringkat terbaik pada Quacquarelli Symonds Asia University Ranking (QS AUR) pada tahun 2017, setelah mendapat 3 stars untuk Quacquarelly Symonds Stars (QS Stars) pada tahun 2016 lalu.  Untuk mencapai peringkat tersebut, Universitas Telkom melalui Bagian P3I melakukan beberapa persiapan-persiapan. Salah satu persiapan yang dilakukan adalah dengan mengadakan rapat koordinasi bersama para penanggung jawab indikator-indikator yang dipersyaratkan di QS AUR.  Rapat koordinasi dilaksanakan pada hari Kamis, 15 Maret 2017 dipimpin oleh Direktur Sekretariat Universitas, Dr. Arfianto Fahmi didampingi oleh Kepala Bagian P3I, Dr. Z.K. Abdurahman Baizal. Saat ini Universitas Telkom sudah men-submit data academic peer list dan employer list kepada beberapa pihak yang pernah/dan bekerjasama dengan Universitas Telkom.  Jika dibandingkan dengan QS Stars, data yang harus di submit di QS AUR lebih sedikit.  Baizal mengatakan bahwa target Universitas Telkom dalam QS AUR ini adalah mencapai peringkat 400 di Asia.    

DETAIL

Workshop Penyusunan Business Process Mapping dan RACI Matrix

Dalam mengembangkap SOP (Standard Operating Procedure) yang baik, sebelumnya kita harus membuat pemetaan proses bisnis atau Business Process Mapping. Business process mapping menjadi sesuatu yang penting, karena menjadi dasar untuk pembuatan sistem dalam sebuah organisasi.  Dengan basis informasi yang tertuang didalamnya menjadi lebih jelas, terkendali, serta penanggung jawab lebih aware terhadap prosesnya.  Selain itu kita dapat mengukur risiko yang dihadapi dari setiap proses tersebut. RACI Matriks atau dikenal sebagai responsibility assignment matriks (RAM), adalah sebuah matriks yang menggambarkan peran berbagai pihak dalam penyelesaian suatu pekerjaan dalam suatu proyek atau proses bisnis. Matriks ini berfungsi untuk menjelaskan peran dan tanggung jawab antar bagian yang terlibat dalam sebuah organisasi atau proyek sehingga. RACI merupakan akronim dari empat peran yang paling sering dicantumkan dalam matriks ini, yaitu responsible, accountable, consulted, dan informed. Menyadari pentingnya Business Process Mapping serta RACI Matrix dalam pengendalian sistem organisasi serta dalam memetakan peran dan tanggung jawab terkait proses-proses yang ada, Universitas Telkom mengadakan Workshop Penyusunan Business Process Mapping dan RACI Matrix yang diadakan di Ibis Hotel, Jalan Gatot Subroto Bandung pada hari Senin, 15 Januari 2018.  Workshop yang diadakan oleh Bagian Satuan Penjaminan Mutu (SPM) ini dihadiri juga oleh beberapa bagian yang bertugas dalam perencanaan strategis di Universitas Telkom, diantaranya Bagian Perencanaan, Pengelolaan, dan Pengembangan Institusi (P3I), Bagian Satuan Audit Internal (SAI), Bagian Perencanaan dan Pengembangan SDM (PranBang SDM) dan Bagian Pelayanan dan Evaluasi SDM (Yan. SDM). Workshop dimulai pukul 08.30 WIB dan berakhir pada pukul 16.30 WIB.  Workshop dibuka oleh Kepala Bagian SPM selaku penyelenggara, kemudian dilanjutkan dengan diskusi terkait dengan fungsi, peran serta keterkaitan proses antara bagian-bagian yang ada di Universitas Telkom. [Best_Wordpress_Gallery id=”10″ gal_title=”Workshop BISPRO dan Matrix RACI”]    

DETAIL
Secret Link