Membangun Mahasiswa Menjadi Pemimpin
Pada semester ganjil tahun lalu (Oktober tahun 2018), Urusan Kemahasiswaan Fakultas Rekayasa Industri (FRI) membuat sebuah program kelas kepemimpinan khusus untuk Himpunan di Fakultas Rekayasa Industri. Program kelas kepemimpinan ini bertujuan untuk membangun jiwa pemimpin dan memberikan bekal mengenai kepemimpinan pada mahasiswa khususnya mahasiswa yang akan menjadi ketua, wakil ketua, dan staf himpunan. Kelas kepemimpinan ini diisi oleh pemateri yang juga menjabat sebagai dosen LB di Fakultas Rekayasa Industri yaitu Muhammad Elvandi, Lc, MA. Awal terlaksana program kelas kepemimpinan ini didasari karena adanya kecocokan materi dan target yang ingin dicapai antara Kemahasiswaan Fakultas Rekayasa Industri dan juga Muhammad Elvandi yaitu memberikan bekal kepemimpinan kepada para mahasiswa. Sehingga dibuatlah sebuah program kelas kepemimpinan yang sudah berjalan hingga saat ini. Kegiatan ini sudah mulai dapat diikuti oleh mahasiswa baru (Maba) pada tahun ke 2 perkuliahan. Dimana mahasiswa baru tersebut akan menjabat sebagai staf muda pada awal mahasiswa baru tersebut mengikuti kegiatan himpunan. Kelas kepemimpinan ini dilaksanakan setiap pekan, yaitu pada hari Selasa, dimulai pada pukul 18.30 – 20.00 wib. Kelas kepemimpinan ini diadakan secara rutin selama 10 kali pertemuan. Karena pentingnya kegiatan ini untuk mahasiswa, sehingga kemahasiswaan FRI mewajibkan kepada para mahasiswa yang akan menjabat dalam himpunan FRI untuk hadir dalam kelas kepemimpinan ini. Presensi kehadiran yang harus dicapai oleh para peserta dalam kelas kepemimpinan ini minimal 80% atau minimal hadir mengikuti kelas kepemimpinan sebanyak 8 kali pertemuan. Pada akhir program ini, para peserta akan mendapatkan sertifikat yang kemudian dapat digunakan sebagai salah satu syarat untuk mencalonkan sebagai ketua dan wakil ketua himpunan. Selain sertifikat tersebut ada pula syarat administrasi lain yang harus dipenuhi oleh mahasiswa untuk menjadi anggota himpunan di FRI, antara lain mahasiswa harus mempunyai IPK sebesar 3,00, syarat EPRT, dan syarat lainnya. Materi yang dipaparkan pada setiap pertemuan mempunyai materi yang berbeda-beda. Adapun berikut gambaran materi pada semester lalu: SESI 1. Visi Peradaban PemudaSESI 2. Rencana Kerja Unggulan SESI 3. Merancang Peta Hidup SESI 4. Rencana Pengembangan Diri SESI 5. Mengelola Aset HidupSESI 6. New Way of Learning SESI 7. Thinking Capacity SESI 8. Leadership Pemuda PeradabanSESI 9. Membangun ‘Influencing’ skill SESI 10. Visi Pemuda Indonesia Kegiatan ini pun sudah di unggah pada platform youtube dengan nama Serial Pemuda Peradaban dan dapat dilihat pada halaman ini. Urusan Kemahsiswaan Fakultas Rekayasa Industri yang diwakilkan oleh Faishal Mufied Al Anshary, S.Kom, M.Kom, M.SC., sebagai Kepala Urusan Kemahasiswaan FRI, berharap melalui program kelas kepemimpinan ini mahasiswa yang kelak akan menjadi pemimpin sudah mempunyai bekal yang cukup untuk menjadi pemimpin dari sebelum mahasiswa tersebut memimpin. “Seorang calon pemimpin itu membutuhkan kemampuan analisa problem solving dan kemahasiswaan FRI berharap bahwa sebuah himpunan itu bukan hanya sebagai EO saja. Dalam artian, bahwa EO itu mengerjakan hal yang rutin dari tahun ke tahun, tanpa mengerti apa tujuan dari kegiatan yang mahasiswa tersebut kerjakan.” jelas Faishal. “Sebagai mahasiswa dan para calon pemimpin khususnya di Fakultas Rekayasa Industri (FRI), mahasiswa harus menganalisa problem yang ada disekitar. Kemudian problem tersebut diselesaikan dengan menjalankan program kerja yang sudah diamanahkan ke himpunan.” lanjutnya.
Program Sarapan Pagi FRI
Pada artikel Intrapreneurship Profile perdana ini kami tertarik untuk membahas mengenai Program Sarapan Pagi Gratis FRI. Program Sarapan Pagi Gratis FRI ini merupakan salah satu program yang diselenggarakan oleh Urusan Kemahasiswaan Fakultas Rekayasa Industri. Salah seorang yang pemrakarsa kegiatan ini adalah Faishal Mufied Al Anshary, S.Kom, M.Kom, M.SC., dosen sekaligus Kepala Urusan Kemahasiswaan Fakultas Rekayasa Industri. Kemahsiswaan FRI mengadakan kegiatan ini terinspirasi dari koperasi ITB yang mengadakan kegiatan yang sama sebagai salah satu Customer Relation Responsibility (CSR). Kemahasiswaan melakukan inisiasi Program Sarapan Pagi Gratis FRI sejak awal Januari 2019 atau awal semester lalu, pada realisasinya kegiatan ini tidak dilaksanakan rutin setiap minggu namun disesuaikan dengan jumlah donasi yang didapatkan dari para donatur. Program ini tidak hanya memiliki donatur tetap namun tidak menutup kemungkinan bagi donatur lainnya yang ingin ikut berpartisipasi. Faishal mengatakan bahwa motivasi diadakannya program sarapan pagi gratis ini karena adanya jadwal praktikum yang dimulai jam 06.00 – 08.00 dan banyak teman-teman mahasiswa yang sakit karena tidak sempat sarapan. Awal diadakan program ini, Kemahasiswaan menyediakan nasi kuning serta minuman sereal yang ditempatkan di Lobi Gedung Karang atau lebih dikenal dengan Gedung C. Selain program memberikan sarapan secara gratis, Kemahasiswaan melakukan program terbaru yang diakan pada hari Jum’at (12/4). Program tersebut adalah menjual sarapan nasi bungkus dan minuman dapat dibeli dengan harga Rp. 3.000 (Tiga Ribu Rupiah). Dana yang didapatkan pada program tersebut dijadikan modal untuk melangsungkan program selanjutnya. Hal itu dilakukan agar program-program yang direncanakan dapat terus berjalan. Tujuan utama Program Sarapan Pagi Gratis FRI ini adalah untuk berbagi dan melakukan campaign mengenai pentingnya sarapan pagi. Walaupun program ini hanya dilaksanakan setiap selasa dan jumat, Kemahasiswaan berharap mahasiswa dapat menangkap pesan dari campaign ini karena masalah yang dihadapi oleh mahasiswa saat ini adalah malas untuk sarapan. Faishal juga berharap agar Program Sarapan Pagi Gratis FRI ini dapat dilaksanakan juga oleh fakultas-fakultas lain karena selain untuk berbagi program ini pun untuk melakukan campaign mengenai pentingnya sarapan pagi sehat. “Saya harap para pembaca untuk dapat menyempatkan dan mementingkan sarapan. Sarapan itu penting sehingga jangan sepelekan sarapan. Karena apa yang kita makan pertama kali di pagi hari itu menentukan aktivitas kita selama satu hari penuh. Jika kita sarapan sehat, insya allah kita bisa melaksanakan kegiatan di satu hati itu dengan sehat.”, ujar Faishal


